Suku – Suku Kanibal yang Masih Ada

Suku – Suku Kanibal yang Masih Ada

Suku – suku memang sudah banyak memenuhi bagian – bagian yang ada di dunia. Mereka dipercaya sebagai salah satu penghuni bumi tertua dan terkuno. Budaya dan kebiasan mereka juga sedikit berbeda dari kebudayaan yang biasa kita jalankan. Mereka masih sangat bergantung kepada alam dan masih sangat percaya terhadap hal – hal berbau mistis dan juga kepada leluhur mereka. Mereka juga biasanya tinggal di dalam pedalaman atau pulau – pulau terpencil yang ada di semua penjuru dunia.

Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, suku – suku ini memiliki kebiasaan dan budaya yang berbeda dari kita. Mereka kerap menjalankan ritual – ritual yang dikhususkan untuk para dewa yang mereka sembah. Namun terkadang cara ritualnya terkesan tidak masuk akal dan tidak bisa dimengerti oleh akal sehat. Dibalik keunikan mereka, ternyata ada beberapa dari mereka yang masih menganut ajaran – ajaran yang mengharuskan mereka melakukan kanibalisme atau memakan sesamanya sendiri yaitu manusia.

Berikut adalah Suku – Suku Kanibal yang Masih Ada.

1. Suku Asmat

Suku Asmat

Suku kanibal pertama kali ini berasal dari salah satu pulau di negara kita tercinta yaitu Indonesia. Suku Asmat merupakan duku asli dari Papua yang terkenal akan hasil tangannya yang sangat unik yaitu ukiran kayu. Suku mereka di bagi berdasarkan tempat tinggalnya yaitu di pesisir pantai dan di pedalaman. Ternyata hal ini cukup berdampak pada perbedaan dari suku dalam dan suku luar mulai dari dialek, cara hidup, sosial dan ritual. Suku dari pesisir dibagi lagi menjadi beberapa bagian yaitu suku Bisman dan Suku Simai.

Suku Asmat terkenal akan kekunoan mereka yang tidak tersentuh teknologi dan perubahan jaman sama sekali. Oleh karena ini juga mereka masih melakukan ritual – ritual yang sangat aneh. Dilaporkan bahwa suku Asmat menggunakan tengkorak – tengkorak manusia hasil buruan mereka untuk dijadikan masakan dan bahan ritual. Suku ini pernah bertanggung jawab atas meninggalnya salah satu pemilik Freeport pada tahun 1961 yaitu Michael Rockfeller.

Sampai sekarang suku ini tidak segan – segan membunuh siapa saja orang yang masuk teritori mereka.

2. Suku Aghori

Suku Aghori

Suku Aghori merupakan salah satu suku yang berasal dari India dan merupakan salah satu suku paling kuno dan misterius disana. Mereka juga terkenal sebagai salah satu suku paling brutal yang ada di dunia sampai sekarang. Suku Aghori sering melakukan ritual – ritual yang mengerikan dan sering berhubungan dengan hal – hal yang berbau dengan penumbalan manusia. Mereka kerap menggunakan jasad manusia untuk membuat alkohol, obat – obatan , meditasi dan ritual – ritual menyeramkan.

Hal yang paling gila dari Suku Aghori ini adalah menggunakan mayat sebagai objek seksual. Mereka kerap ditemukan sedang berhubungan  badan dengan mayat yang biasanya mereka temukan di sungai Gangga. Jenazah tersebut bisa ada di sungai tersebut karena ada keluarga atau kerabat mereka yang tidak mampu membayar kuburan atau kremasi. Mayat – mayat inilah yang akhirnya menjadi sasaran empuk suku paling brutal dan mengerikan di dunia yang masih ada sampai sekarang.

3. Suku Fiji

Suku Fiji

Suku Fiji masuk sebagai salah suku paling berbahaya dan mengerikan di dunia. Hal ini disebabkan karena perilaku suku Fiji yang brutal. Mereka memndiami sebuah pulai kecil dan indah yang berada di Hawaii dan Australia. Mereka kerap melakukan tindak kanibalisme yang menjadikan sang korban sebagai santapan lezat suku tersebut. Ternyata perilaku kanibalisme mereka memiliki latar belakang dan  cerita. Hal ini pertama kali diceritakan  ketika suku Fiji sedang berlayar.

Mereka melakukan pelayaran dan ternyata hal tidak terduga terjadi. Mereka salah memperkirakan bahan makanan akan cukup sampai tujuan dan ternyata habis di perjalanan. Hal ini memicu kelaparan dan ada beberapa yang tewas karena tidak kuat. Yang tewas akan langsung menjadi bahan makanan bagi yang lapar. Suku Fiji juga dilaporkan gemar berebut tahta dan wanita dan bagi yang kalah akan langsung dimakan. Bahkan terdapat pengakuan dari kepala suku Fiji yang mengatakan bahwa ia sudah memakan 1000 manusia lebih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.