Senjata Mitologi jepang yang terkenal berbahaya

Senjata Mitologi jepang yang terkenal berbahaya

Senjata Mitologi jepang yang terkenal

Ditulis Oleh primbon.org

Selain Makanan dan tempat wisata, Jepang juga terkenal dengan Mitologi yang konservatif terhadap leluhur nya lho guys, Negeri sakura ini juga memegang teguh berbagai norma sosial dari jaman dulu, kepercayaan Shinto, dan mereka masih memuja Dewa sampai saat ini lho guys.

Berikut ini adalah Senjata Mitologi jepang yang terkenal :

Amenonuhoko

Dalam kepercayaan mitologi jepang kuno, Amenonuhoko ialah Tombak bertatahkan berlian yang di anugerahin oleh Kotoamatsukami Kepada dewa izanagi dan dewi Izanami, Untuk menciptakan Pulau Jepang berasal dari laut.

Totsuka no Tsurugi

Senjata dewa berbentuk pedang ini sangat populer di mitologi Jepang dan dunia hiburan Jepang masa kini. Totsuka no Tsurugi dipake oleh beberapa dewa utama shinto

Jangan salah lho guys, pedang totsuka paling terkenal dipakai sama Dewa badai Susanoo untuk membunuh Ular berkepala dan Ber ekor delapan, Yamata no Orochi dari provinsi Izumo, Pedang ini di gunakan Susanoo dan di juluki Ame no Habakiri atau Pedang Langit Pembunuh Ular.

Ame no Ohabari

Pedang Ini masih termasuk kedalam kategori Pedang Totsuka lho teman-teman, Pedang Ini di gunakan Izanagi menumpas putranya sekaligus Dewa api kagutsuchi

Menurut mitos kelahiran kagutsuchi telah membunuh ibunya, Dewi Izanami.

Ame no Murakumo no Tsurugi

Namanya kepanjangan ya ?? Oke oke mungkin kalian kenal pedang ini sebagai Kusanagi no Tsurugi memiliki Arti “Pedang Langit Memetik Awan” Kusanagi no Tsurugi masih berhubungan dengan Legenda Susanoo Mengalahkan Orochi

Setelah memenggal kepala Orochi, Susanoo kemudian Membasmi ekornya. Saat memenggal ekor ke 4, Susanoo menemukan Kusanagi dan sang dewa menghadiahkan nya ke Amaterasu

BACA JUGA : 5 Film Vampir Cina Tahun 90an yang Menyeramkan

Ame no Makakoyumi

Selain Dewa Petir Takemikazuchi, Dewa Padi Ame no Wakahiko, Juga di kirimkan ke Bumi dengan Busur nya, Dalam Peristiwa Ashihara No Nakatsukuni,

Ame no Wakahiko kemudian jatuh cinta dan menikahi putri Tuan Izumo Okuninushi, Shitateruhime. Tidak kembali selama 8 tahun, Amatsukami kemudian mengirimkan utusan bernama Nakime berupa burung merpati untuk melihat keadaannya.

Ame no Wakahiko dan Nakime yang marah menembakkan panahnya ke langit. Dewa Pertanian Takamimusubi melihat dan menangkap panah, lalu memukulnya kembali ke Bumi. Anak panah tersebut membunuh Ame no Wakahiko yang sedang tidur.

Kogarasu Maru

Tidak dapat melihat tentara Jepang kembali dengan pedang patah, pendekar pedang legendaris abad ke-8, Amakuni Yasutsun pedang untuk Kaisar dari pasir besi terbaik selama sebulan. Hasilnya adalah tachi bernama Kogarasu Maru .

Bagian dari Museum Koleksi Kesalahan Jepang saat ini, Kogarasu Maru juga diatur sebagai salah satu pedang samurai paling awal, serta warisan Klan Taira selama Perang Genpei (1180–1185). Legenda lain mengklaim bahwa Kogarasu Maru diberikan kepada Keluarga Taira oleh Yatagarasu , gagak berkaki tiga, simbol Matahari.

BACA JUGA : Ini 4 Tempat Paling Mengerikan di Dunia, Dua di Asia

Kogitsunemaru

Kogitsunemaru  adalah pedang ajaib yang ditempa oleh Sanjou Munechika  selama Periode Heian untuk Kaisar Go-Ichijō  Terakhir dimiliki oleh Keluarga Kujo, terutama, lokasi Kogitsunemaru saat ini berada di antah berantah.

Dikatakan bahwa Sanjou tidak menempa pedangnya sendirian, tetapi dibantu oleh inkarnasi Dewi Keberuntungan dan Rubah Inari Okami . Saat berdoa di kuil dekat Fushimi Inari, seorang anak laki-laki muncul dan membantu Sanjou dengan kekuatan sucinya. Oleh karena itu, Sanjou menamainya “Kogitsunemaru” atau “Rubah Kecil”.

BACA SELENGKAPNYA : 2 Fakta Ilmu Leak, Ilmu Mistis dari Pulau Dewata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.