Racun Paling Mematikan di Dunia

Racun Paling Mematikan di Dunia

Hampir seluruh zat kimia yang berada di muka bumi ini memiliki kadar racunnya masing – masing dan dapat menjadi sesuatu yang mematikan bila dikonsumsi dalam dosis yang tinggi. Racun sendiri bisa berbentuk gas, padat dan cair. Zat tersebut dapat menganggu sel – sel dan  organisme yang dampaknya bisa mengancam kelangsungan hidup. Racun masuk melalui tubuh kita kemudian dengan cepat menyebar dan mematikan saraf dan fungsi tertentu yang mengakibatkan timbulnya kelainan pada tubuh kita yang berdampak buruk.

Racun yang mematikan hanya butuh beberapa tetes atau dosis kecil untuk membunuh makhluk hidup yang terpapar racun tersebut. Racun dapat menyebabkan kelumpuhan saraf dan otot juga. Reaksi yang ditimbulkan bermacam – macam dan yang paling parah adalah kematian. Ada yang menyebutkan bahwa racun hanya akan mematikan bila kita mengkonsumsinya dalam batas tertentu. Dan jika dikonsumsi dalam batas wajar, tubuh kita masih sanggup untuk melawan.

Berikut adalah Racun Paling Mematikan di Dunia.

1. Sianida

Sianida

Sianida merupakan sebuah racun yang sempat menjadi heboh di Indonsia. Racun ini mulai heboh karena adanya kopi sianida buatan Jessica. Racun ini langsung membunuh korbannya setelah masuk kedalam tubuh karena diminum. Sianida sendiri merupakan senyawa kimia dengan kandungan gugus siano C≡N dengan atom terikat – tiga ke atom nitrogen. Senyawa sianida anorganik merjpakan garam dari asan sianida yang merupakan senyawa sangat beracun.

Sianida bisa berbentuk gas ataupun cair oleh karena itu keracunan sianida dibagi menjadi 2, keracunan hirup dan telan. Gejala yang ditimbulkan adalah sulit bernapas, kejang , hilang kesadaran dan yang paling parah adalah henti jantung. Dampak dari sianida bisa membuat sel – sel didalam tubuh kekurangan oksigen yang kemudian membuat fungsinya mati dan menyebabkan kematian bagi korbannya. Jika anda terpapar oleh sianida, anda harus langsung pergi ke rumah sakit agar tidak terjadi hal – hal yang tidak diinginkan.

2. Arsenik

Arsenik

Arsenik merupakan racun yang sudah menewaskan salah satu aktivis kita pada masa orde baru yaitu Munir. Arsenik adalah unsur kimia logam berat yang terbagi dalam dua jenis yaitu organik dan anorganik. Arsenik organik dapat anda temukan didalam kandungan pestisida dan biasanya tidak berbahaya bila terpapar dalam dosisi yang kecil. Sedangkan Arsenik anorganik dapat dijumpai dalam bentuk gas dan jika dihirup bisa menyebabkan kematian karena kandungannya yang sangat beracun.

Gejala keracunan arsenik bisa dlihat seperti kram otot, muntah, sakit perut dan diare, perubahan kulit yang terkadang bisa membawa perubahan warna, detak jantung tidak beraturan, urine gelap, vertigo. Jika anda terpapar arsenik, anda harus segara dibawa kedokter. Cuci darah bisa menjadi  solusi tapi tidak 100 persen karena obat untuk penyembuhan racun arsenik belum ditemukan. Oleh karena itu disarankan untuk menjauhi arsenik karna racun ini bisa mengancam kelangsungan hidup

3. Tetrodotoxin

tetrodotoxin

Racun yang dapat anda temukan di ikan buntal yang kerap dimakan ini merupakan salah satu racun paling mematikan yang ada. Pengolahan daging yang kurang tepat dapat menyisakan tetrodotoxin didalam daging dan sangat berbahaya bila dikonsumsi. Kasus tercepat dalam penyebaran racun ini adalah 10 menit dan kematiannya dalam 20 menit. Efek dari tetrodotoxin paling lambat adalah 24 jam setelah anda menkomsumsi racun mematikan tersebut.

Pertama – tama anda akan merasakan mati rasa dan dibagian lidah anda akan merasa seperti dibakar atau ditusuk – tusuk. Efek tersebut akan berubah menjadi sakit kepala ringan yang disertai dengan pengelihatan kabur. Produksi keringat para korban juga akan bertambah sangat banyak dan biasanya korban akan muntah dan mandi keringat. Efek nya berlanjut menjadi diare dan mati rasa di seluruh tubuh.

Jika kalian tidak segara membawa ke pihak medis, tetrodotoxin akan mematikan seluruh saraf, otot dan bahkan pernapasan. tetrodotoxin kemudian akan menyebabkan aritmia, tekanan darah abnormal dan juga melebarnya pupil. Jika tidak mendapat penangan, pasien tetrodotoxin akan koma dan yang terparah adalah kematian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.