Perang Paling Mengerikan Sepanjang Sejarah

Perang Paling Mengerikan Sepanjang Sejarah

Umat manusia diciptakan untuk saling menyayangi, mengasihi dan juga menjaga satu sama lain. Menurut ajaran agama pun begitu. Namun ada beberapa perkara yang membuat sebuah peperangan menjadi pecah. Peperangan terjadi apabila suatu kelompok besar mempunyai konflik dengan kelompok besar lainnya dan berujung dengan pertumpahan darah. Perang selalu menimbulkan korban jiwa, kerusakan, kesedihan dan berbagai kisah kelam lainnya. Banyak pejuang harus mengorbankan nyawa demi meraih kedamaian untuk pihaknya.

Perang yang sudah terjadi di dunia telah mengakibatkan sistem tatanan dunia pun berubah. Bukan hanya kesedihan, kematian saja, biasanya yang menang dalam peperangan lah yang akan ditulis dalam sejarah. Tidak sedikit juga ada beberapa pihak yang melanggar hak asasi manusia yaitu dengan melakukan kejahatan perang dan juga genosida. Tidak ada dampak baik yang diciptakan oleh perang, hanya ada kesedihan dan sukacita bagi yang menang.

Berikut adalah beberapa Perang yang paling mengerikan sepanjang sejarah.

1. Perang Dunia ke 1

Perang Dunia ke 1

Perang ini hanya berlangsung selama 4 tahun pada tahun 1914 dan dimulai di Eropa. Namun waktu yang singkat tersebut tidak menyingkirkan fakta bahwa kehancuran dan korban yang terjadi akibat perang dunia ke 1 ini amat luar biasa. Pemicunya adalah terbunuhnya Archduke Franz, di Bosnia yang memicu konfilk di seluruh negara besar di seluruh dunia. Agresor besar di perang ini adalah Jerman  dan sekutunya seperti Inggris, Rusia, Prancis dan juga AS ( Setelah tragedi penenggelaman kapal penumpang AS oleh jerman) Mulai mengangkat senjata dan melawan.

Semua medan seperti laut dan udara bersahut – sahutan oleh suara ledakan,  peluru, meriam dan senjata pembunuh lainnya. Pesenjataan modern pada jaman itu membuat pembunuhan para manusia bisa menjadi lebih cepat dan efesien. Perang besar – besaran tersebut belum pernah terjadi di sejarah kehidupan manusia sebelumnya. Peperangan ini akhirnya dimenangkan oleh sekutu dengan hasil Jerman menyerah pada tahunn 1918.

Setidaknya ada 18 juta orang meninggal pada perang dunia ke 1.

2. Perang Dunia ke 2

Perang Dunia ke 2

Dikenal sebagai salah satu peperangan mematikan antara kubu Jerman dengan kubu Uni Soviet. Jerman yang dipimpin oleh Adolf Hitler dan Uni Soviet yang dipimpin oleh Joseph Stalin. Peperangan ini memicu lebih dari 30 negara terlibat konflik. Perang ini kita kenal dengan Perang Dunia ke 2. Korban dunia yang diketahui sangatlah banyak. Bahkan Uni Soviet saja sudah memakan korban lebih dari 20 juta orang yang sebagiannya adalah warga sipil. Para tentara dari kedua pihak dikenal sangat bengis dan brutal dalam soal membunuh.

Jerman mempunyai sebuah kamp khusus yang akan membantai para orang – orang dikenal sebagai Kamp Konsentrasi. Sedangkan Uni Soviet memiliki kamp serupa dengan Jerman yang bernama Gulag. Disini mereka terus berperang hingga akhirnya pada 2 September 1945. Mereka mengadakan gencatan pada 14 Agustus dan akhirnya perang dunia ini dinyatakan berakhir pada September. Kemenangan diraih oleh kubu Uni Soviet dan juga Amerika, tentara Jerman dan Nazi berhasil dikalahkan.

Perang Dunia ke 2 diduga telah memakan korban sebanyak 80 juta jiwa diseluruh dunia.

3. Pemberontakan Taiping

Pemberontakan Taiping

Salah satu dari beberapa peperangan berdarah yang terjadi di daratan Cina. Peperangan ini terjadi pada tahun 1850 sampai 1854. Peperangan ini terjadi karena adanya kelompok pemujaan bernama God Worshiping Society yang terdapat di dinasti Qing. Mereka dianggap telah mengacaukan kondisi ekonomi di daratan Cina.  Pemberontakan Taiping ini menyebabkan kelompok pemujaan  tersebut berhasil menguasai kota Nanjing selama lebih dari sepuluh tahun. Kelompok mereka dikepalai oleh Hong Xiuquan.

Hong mulai memperluas daerah kekuasaan sampai ke seluruh daratan Cina. Sampai pada 1850 ia terlihat sudah mempunyai kelompok yang dilengkapi senjata dan sudah terorganisir dengan baik. Dinasti Qing pernah berada di bawah masa kejayaan para pemuja God of Worshiping Society dengan terkepungnya beberapa kota terutama kota Nanjing. Namun masa kejayaan mereka tidak bertahan lama semenjak Eropa masuk dan membantu. Mimpi Indah Hong berubah menjadi mimpi buruk.

Pemberontakan Hong digagalkan dan ditemukan tewas pada tahun 1864. Kematian Hong disertai dengan para korban jiwa yang terhitung setidaknya 20 juta jiwa lebih akibat perang tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.