Museum Paling Angker di Indonesia

Museum Paling Angker di Indonesia

Di indonesia, negara yang terkenal akan kemistisannya mempunyai beberapa kisah mistis yang terkenal. Maka tak heran di indonesia terdapat beberapa museum yang meyimpan banyak misteri. Dipicu dari sejarah indonesia yang cukup kelam, maka terciptalah beberapa museum yang sengaja menyimpan beberapa benda yang dipercaya menyimpan kekuatan ghaib. Di indonesia sendiri banyak museum yang menyimpan pusaka – pusaka ghaib

Seperti museum yang menyimpan sejarah DI/TII. Museum yang menyimpan patung – patung yang suka bergerak pada malam hari. Museum – museum yang menyimpan pusaka sakti berisi jin. Hingga museum yang menyimpan sejarah pembantaian para jendral – jendral Indonesia yang dibunuh secara sadis saat masa orde baru.

Berikut adalah museum yang terkenal angker di indonesia yang menyimpan sejarah kelam hingga berisikan barang – barang ghaib.

 

1. Museum Lubang Buaya

Museum Lubang Buaya

Museum yang memiliki 7 patung dan 1 burung garuda sebagai tanda penghormatan ini terdapat di kawasan Pondok Gede, Jakarta menyimpan cerita kelam. 7 jendral yang menjadi maskot museum ini adalah saksi betapa kejamnya masa pemerintahan indonesia pada jaman orde baru. Mereka memperjuangkan revolusi dan akhirnya gugur dan dibuang dalam sebuah sumur.

 

Peristiwa yang dikenal dengan G30S PKI  ini akhirnya dijadikan museum untuk menghormati jasa para jendral tersebut. Dibangun pada 1967 dengan tanah seluas 14,6 hektar akhirnya diresmikan pada 1 Oktober 1973. Ruang penyiksaan yang digunakan untuk menawan dan menyiksa para jendral masih jelas ada di bangunan ini. Dan sumur yang menjadi tempat peristirahatan terakhir pun ada disini. Diorama – diorama percakapan mereka masih terdengar di bangunan ini dan menambahkan kesan kelam.

 

Penampakan dan gangguan roh halus kerap terjadi di lokasi ini. Suara minta tolong dan teriakan kerap terdengar di daerah sumur tempat para jendral dimakamkan. Penampakan tentara berwajah rusak dan ditambah dengan kesurupan yang sering terjadi menambah kesan mistis pada museum lubang buaya.

2. Museum Pos Indonesia

Museum Pos Indonesia

Bangunan bekas peninggalan yang berada tepat disebelah gedung sate ini berdiri sejak 1931 dan berlokasi di Jalan Cilaki, Kota Bandung. Aura yang terasa jika memasuki bangunan ini memang sedikit berbeda. Hawa dingin yang langsung terasa ditambah dengan sebuah patung di sebelah kiri menambah aura mistis di gedung ini. Penjaga museum Pos Indonesia berkata bahwa sering terjadi penampakan di bangunan bekas belanda ini.

 

Ia juga berkata anak kecil sering mengalami ketakutan karena anak tersebut melihat sebuah penampakan di belakang patung. Tidak hanya dibelakang patung saja, bahkan di pintu masuk sering terlihat seorang pria duduk. Konon patung – patung yang berada di bawah tanah gedung Pos Indonesia kerap terlihat “hidup” saat menjelang malam. Patung – patung itu juga katanya sering melihat gerak – gerik para pengunjung.

 

Museum ini bebas dibuka untuk umum dan tari masuknya terbilang rendah.

 

3. Museum Fatahillah

Museum Fatahillah

Museum yang terletak di Jalan Taman Fatahillah No 1 Kawasan Kota Tua ini dibangun pada 23 Januari 1707. Museum yang memperlihatkan sejarah tentang penjajahan belanda ini dulunya digunakan sebagai ruang pengadilan dan juga penjara. Pembantaian juga pernah terjadi di tempat ini saat rezim belanda membawa 500 orang keturunan Tiongkok lalu dibunuh secara brutal tepat di alun – alun depan museum. Kisah masa lalu yang kelam inilah memicu museum ini menjadi tempat dengan aura mistis mencekam.

 

Di penjara bawah tanah yang pernah dijadikan tempat menampung para tahanan dan tokoh masyarakat ini paling sering terjadi hal mistis. Suara teriakan dan tangisan kerap terdengar sampai bau darah yang masih anyir sering tercium. Lalu terdapat lonceng yang dijadikan tanda kematian seseorang sering berbunyi sendiri pada malam hari. Walaupun sudah direnovasi, aura mistis yang menyelimuti bangunan ini masih terasa sangat kental.

 

Jika anda ingin merasakan kengerian museum ini atau hanya sekedar mampir ingin melihat – lihat sejarah, anda hanya perlu merogoh kocek seharga 5000 rupiah saja per orang. Bahkan pelajar dihargai 3000 rupiah.

Baca juga : Benda – benda Terkutuk di Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.