Monster – Monster Terkenal Dalam Mitologi Tiongkok

Monster – Monster Terkenal Dalam Mitologi Tiongkok

Setelah berbicara tentang dewa – dewa yang menjadi pelindung bagi mereka yang mempercayainya, sekarang kita akan membahas tentang para monster yang ada didalam mitologi Tiongkok. Seperti normalnya mitologi  – mitologi yang ada di dunia, mitologi Tiongkok pun mempunyai makhluk – makhluk aneh yang biasa disebut monster. Mengingat bahwa mitologi Tiongkok memiliki daya imajinasi tinggi yang membuat setiap cerita tidak jauh – jauh dari khayalan dan sihir membuat cerita monster cukup populer.

Jika kalian mengetahui makhluk yang sudah terkenal diseluruh dunia ini, berarti kalian mempercayai mitologi Tiongkok. Naga, ya naga adalah salah satu makhluk yang dipercaya sebagai salah satu makhluk legendaris yang berasal dari Tiongkok. Walaupun memiliki wujud monster dan mengerikan, naga dianggap sebagai makhluk yang membawa keberuntungan bagi para warga Tiongkok pada jaman dahulu kala.

Selain naga, berikut adalah beberapa monster – monster yang terkenal dari mitologi Tiongkok.

1.    Qilin

Qilin

Sebuah makhluk yang dianggap sakral bagi para penduduk Tiongkok ini sering disebut sebagai Unicorn Asia. Cerita Qilin pertama kali mucul pada abad ke – 5 di Asia timur. Ia digambarkan sebagai seekor kuda yang memiliki kepala berentuk naga dan memiliki tanduk. Qilin dianggap suci oleh orang – orang karena sifatnya yang bijaksana dan berwibawa. Ia sanggup bejalan diatas rumput tanpa membuat satu rumput pun bergoyang karena hentakan kakinya. Namun karena ia tidak mau merusak tanah, ia lebih sering berjalan diatas air.

Sebagai Makhluk yang suci, kekuatan Qilin dianggap sangat dahsyat. Kekuatan magisnya dapat mendatangkan badai petir yang bekepanjangan. Namun ia jarang melakukannya karena qilin dianggap sebagai makhluk sebagai pelindung bencana. Ia hanya akan menghukum orang – orang yang berhati jahat dan akan berubah menjadi sangat ganas saat menemukan seseorang berbuat dosa dihadapannya.

Qilin juga muncul dalan mitologi Jepang dengan sebutan berbeda yaitu Kirin.

2.    Sun Wu Kong

Sun Wu Kong

Siapa yang tak kenal  dengan Sun Wu Kong? Salah satu legenda paling terkenal dari Tiongkok yang menceritakan tentang siluman kera sakti. Ia dikisahkan sebagai sebuah kera siluman yang lahir dari sebuah batu. Tinggal dan besar di pegunungan yang menjadi bagi rumah bagi kawanan monyet. Ia dihormati para monyet karena kehebatannya tetapi, ia merasa ada yang kurang dan akhirnya pergi untuk mencari keabadian. Wukong bertemu dengan seorang biksu dan ikut dalam perjalanannya.

Di perjalanannya, wukong mendapat berbagai ilmu untuk memperkuat dirinya. Alhasil Wukong menjadi sangat kuat dan mulai sombong terhadap murid – murid lainnya yang mengakibatkan ia diusir dari kuil. Saat ia diusir, ia mencari senjata dan menemukan sebuah tongkat yang sedang menopang laut bernama Ruyi Jingu Bang. Berat Tongkat tersebut ada 8100 ton. Saat Wukong merampas tongkat itu, ia juga menewaskan 4 naga penguasa laut dan merampas satu set perlengkapan perang yang sakti. Ia juga pernah menipu penjaga neraka dengan berubah wujud.

Akhirnya surga turun tangan dan mengatasi Sun Wokong. Awalnya Pangeran  Giok ingin bekerja sama, tetapi Wukong terus memberontak dan akhirnya perang besar – besaran terjadi di surga. Setelah membunuh puluhan ribu tentara surga, akhirnya Buddha turun tangan dan mengurung Wukong di sebuah gunung selama 5 abad.

3.    Niu Tou dan Ma Mian

Niu Tou dan Ma Mian

Di Mitologi Yunani kita memiliki Cerberus yang betugas untuk menjaga pintu neraka. Di mitologi Tingkok ternyata terdapat sebuah legenda yang sama. Yaitu legenda Niu Tou dan Ma Mian. Mereka adalah sepasang penjaga yang berwujud mengerikan. Nama mereka memiliki arti yang sama dengan wujud mereka, yaitu Kepala Kerbau dan Kepala Kuda. Mereka akan menjaga akhirat agar tidak ada yang bisa keluar dari sana.

Dikisahkan bahwa Niu Tou adalah sebuah kerbau di kehidupan sebelumnya. Ia bekerja sebagai kerbau bajak dan bekerja dengan giat kepada manusia sampai harus mati kelelahan. Sedangkan Ma Mian adalah seekor kuda balap yang harus mati juga dikarenakan kelelahan. Sang penguasa akhirat tidak tega dan akhirnya mengangkat mereka menjadi penjaga akhirat dengan wujud setengah manusia. Mereka juga tetap bekerja keras saat sudah jadi hantu.

Mereka juga pernah diceritakan ditugaskan menangkap Wukong namun dikalahkan oleh Wukong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *