Mitos Tentang Bulan Purnama

Mitos Tentang Bulan Purnama

Bulan purnama merupakan keadaan dimana bulan sedang berbentuk bulat sempurna. Fase ini terjadi sebulan sekali dimana bulan dengan sempurna menghadap ke bumi. Bulan purnama banyak ditunggu – tunggu karena menyajikan pemandangan yang sangat indah. Banyak orang berbondong – bondong pergi ke tempat tinggi hanya sekedar untuk menyaksikan bulan purnama. Tapi tahukah anda bahwa bulan purnama memiliki banyak mitos – mitos yang mengerikan.

Bulan purnama juga memberikan dampak geografis terhadap bumi seperti terjadinya air laut pasang. Bulan berbentuk sempurna ini ternyata memiliki banyak kepercayaan dimana hampir semua orang mengetahui. Mereka percaya bahwa bulan purnama memberikan dampak sesuatu pada malam itu. Ada yang percaya bahwa bulan purnama memancarkan suatu energi besar yang memiliki pengaruh terhadap bumi. Oleh karena itu muncullah mitos – mitos mengenai bulan purnama.

Berikut adalah Mitos Tentang Bulan Purnama.

1. Bulan Purnama dan Manusia Srigala

Bulan Purnama dan Manusia Srigala

Pasti anda pernah mendengar tentang legenda urban yang menceritakan tentang manusia tapi bisa berubah menjadi srigala? Ya manusia srigala memang legenda yang sangat terkenal bahkan sudah diketahui oleh semua orang di seluruh dunia. Manusia srigala dikenal sebagai musuh bebuyutan vampir dan mereka terus bertarung untuk waktu yang lama. Karena terlalu terkenal, manusia srigala dibuatkan banyak film Hollywood yang menambah ketenaran meraka.

Manusia srigala juga identik dengan apa yang disebut bulan purnama. Konon pada saat bulan purnama, manusia srigala sampai pada puncak kekuatannya dan bisa bertranformasi menjadi srigala sempurna. Di fase ini juga mereka akan berburu untuk mencari makan dan tak jarang mereka memangsa manusia. Dari sinilah mitos – mitos manusia srigala bermunculan dan menimbulkan kepercayaan dimana saat bulan purnama melanda, mereka akan diam dirumah karena takut dimangsa oleh manusia serigala.

Sejarah ini pertama kali muncul pada budaya Eropa Tengah terutama di Romania, balkans dan juga Hungaria.

2. Bisa Membuat Seseorang Menjadi Gila

Bisa Membuat Seseorang Menjadi Gila

Banyak orang percaya bahwa saat bulan purnama, bulan memancarkan suatu energi yang bisa dirasakan oleh orang – orang. Energi tersebut bisa berdampak kepada batin seseorang dan energi tersebut bisa berbentuk energi positif maupun energi negatif. Ada sebuah mitos yang beredar di masyarakat yang menyebutkan bahwa bulan purnama bisa menyebabkan kegilaan pada seseorang. Namun mitos ini masih menjadi perdebatan di kalangan para ahli maupun kalangan masyarakat biasa.

Mitos ini sudah dikenal baik oleh orang luar dan melahirkan sebuah istilah Lunatic yang berarti adalah gila. Kata Lunatic ini diambil dari sebuah Dewi Bulan dari mitologi Yunani Kuno yaitu, Luna. Banyak mitos – mitos beredar tentang kegilaan yang disebabkan oleh bulan. Bahkan ada pendapat yang muncul dari kalangan masyarakat yang menyebutkan bahwa banyak orang dulu yang melakukan kejahatan karena terjadi bulan purnama. Alasan ini sangat dipercaya oleh orang – orang jaman dahulu.

3. Bisa Membuat Orang Kesurupan

Bisa Membuat Orang Kesurupan

Laporan ini berdasarkan kepercayaan orang jaman dahulu yang mengaku bahwa anak – anak mereka menunjukan perilaku tidak normal yang bahkan bisa berubah 180 derajat ketika bulan purnama terjadi. Hal ini terjadi hanya jika bulan purnama terjadi saat itu. Hal ini sempat membuat publik heboh tapi hal ini pernah menjadi perdebatan di kalangan dokter dan sempat dibantah oleh mereka. Menurut mereka, pada saat bulan purnama, terjadi hal psikologis yang menyebabkan sang anak susah tidur.

Susah tidur inilah yang memicu perubahan sikap yang terjadi kepada si anak. Namun orang – orang pada jaman dahulu kala lebih percaya hal ini disebabkan oleh hal – hal berbau supranatural. Mereka percaya bahwa saat bulan purnama terjadi, sebuah pintu energi terbuka sangat lebar. Pintu energi ini menyebabkan pintu dari dunia lain terbuka dan para penghuninya lepas ke dunia. Para roh – roh supranatural ini mengincar para anak kecil karena dianggap merupakan sasaran empuk.

Oleh karena itu para orangtua menyuruh sang anak tidur cepat atau menutup tirai jendela agar cahaya bulan tidak masuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *