MISTERI DI BALIK TEMPAT LAWANG SEWU SEMARANG

MISTERI DI BALIK TEMPAT LAWANG SEWU SEMARANG

Lawang sewu merupakan salah satu gedung bersejarah yang berlokasi di daerah semarang alamat lawang sewu adalah di jalan pemuda, lawang sewu terletak di bundaran tugu muda yang  biasa nya suka disebut sebagai Wilhekminaplein, lawang sewu sendiri juga merupakan bangunan yang memiliki 3 lantai bangunan di dalam nya, gedung lawang sewu ini di bangun pada tahun 1904 dan selesai di bangun pada tahun 1907. Gedung Lawang sewu ini dulu berfungsi sebagai kantor pusat perusahaan Kereta Api Indonesia (persero). Bukan hanya di pakai sebagai kantor pusat kereta api Indonesia saja, melainkan gedung lawang sewu ini juga pernah di pakai sebagai kantor Badan prasarana komando daerah militer. Dan lawang sewu sendiri juga pernah digunakan sebagai satu lokasi pertempuran antara jepang dan Indonesia pada tanggal 14 sampai 19 November 1945. Dan sekarang lawang sewu sudah tidak beroperasi lagi dan mengganti status bangunan nya menjadi sebuah museum.

Lawang sewu juga kerap di panggil dengan sebutan pintu 1000 padahal faktanya gedung lawang sewu ini hanya memiliki 429 pintu, di setiap sudut bangunan lawang sewu ini terdapat beberapa pintu yang memiliki warna kecoklatan, dan fungsi dari pintu ini adalah untuk menghubungkan ruangan 1 ke ruangan lainnya dengan jarak yang tidak jauh alias berdekatan. Rumor nya lawang sewu memiliki pintu berjumlah 1000 tapi saat di hitung pintu dari bangunan lawang sewu ini hanya berjumlah sekitar 429 dan jika yang di hitung daun pintu nya jumlah juga tidak mencapai 1000 alias hanya sekitar 928 buah.

Tapi ternyata gedung lawang sewu juga terkenal dengan cerita mistis nya.  Di halaman utama gedung lawang sewu terdapat sebuah sumur tua, warga yang pernah kesana pernah mendengar sebuah teriakan yang berasal dari sumur tua tersebut, karena kasus teriakan seseorang dari dalam sumur tua itu , sekarang kawasan sumur tua itu di tutup dan tidak di perolehkan lagi untuk public atau pengunjung mendekati sumur tua tersebut. Menurut cerita yang beredar dulu nya sumur itu adalah tempat yang di pakai tentara jepang untuk menyiksa para tahanan, oleh sebab itu banyak suara – suara teriakan yang meminta tolong yang berasal dari bawah sumur tersebut. Tidak hanya suara teriakan dari sumur tua.

Ada warga yang melihat sosok mahkluk astral atau mahkluk gaib yang berada di Ruang utama, biasanya sebelum memasuki ruang utama, kalian harus melintasi atau melewati gerbang yang besar terlebih dahulu. Dan rumor yang tersebar adalah orang – orang yang sering melewati gerbang tersebut sering melihat beberapa penampakan mahkluk halus atau mahkluk gaib. Di bagian jendela suka terlihat ada sosok mahkluk halus dengan tangan yang besar dan hitam , dan di bagian sudut – sudut langit pada malam hari pernah terlihat sosok mahkluk gaib dengan kondisi muka yang rusak dan cukup seram.

Kemudian ada ruangan penjara berdiri, ruangan penjara berdiri ini berletakan di bawah tanah, dan ukuran penjara berdiri ini sekitar 60 cm x 1 m, ruangan penjeara berdiri ini mampu menampung sekitar 5 sampai 6 orang tahanan, cara kerja penjara berdiri ini adalah membuat tahanan merasa sempit hingga akhirnya meninggal atau tewas karena kesempitan. Tahanan yang masuk ke dalam penjara ini juga tidak akan bertahan lama, biasanya ketika tahan sudah mati atau tewas mayat nya akan di buang ke sungai. Oleh sebab itu penjara berdiri ini suka tercium bau – bau yang aneh dan tidak enak di hirup termasuk bau anyir darah.

Dan menurut parapsikologi yang mengunjungi tempat lawang sewu ini, tempat ini sangat kuat sekali aura mistis nya dan beliau juga berkata bahwa setiap malam arwah yang meninggal atau tewas di sini akan bergentayangan di sini, karena biasanya setiap arwah atau roh yang telah meninggal pasti memiliki memori memori terakhir sebelum ia meninggal atau tewas di gedung lawang sewu ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.