MISTERI DI BALIK JEMBATAN RIUNG GUNUNG

MISTERI DI BALIK JEMBATAN RIUNG GUNUNG

Bagi kalian masyarakat yang sering berwisata ke Puncak Bogor, Jawa barat, pasti sudah tidak asing lagi dengan jembatan riung gunung atau sering disebut dengan jembatan villa Soekarno, biasanya ketika kalian hendak berwisata ke daerah puncak pasti kalian akan melintasi jembatan riung gunung atau jembatan villa Soekarno ini. Sekilas jembatan tersebut seperti jembatan penyebrangan . seperti jembatan tak berujung atau sepenggal JPO.

Tapi, tahu kah kalian bahwa jembatan riung gunung ini adalah jembatan penyebrangan untuk sampai ke tempat petilasan atau tempat peristirahatan Presiden RI pertama Soekarno, letak Villa atau tempat petilasan Presiden RI pertama Soekarno ada di balik pepohonan, villa tersebut juga memiliki rest area untuk helicopter parkir. Villa tersebut dulu nya juga pernah beroperasi sebagai kafe elite yang bernama Riung Gunung Coffee House. Kafe tersebut beroperasi dan aktif pada tahun 1960 sampai dengan tahun 1970an. Dan untuk saat ini villa tersebut juga masih di jaga oleh penjaga villa dan sudah di ambil alih oleh pihak lain, konon katanya terdapat kamar yang menyimpan rahasia yang tidak di perboleh untuk di buka dan katanya dibawah kamar tersebut terdapat lubang rahasia.

Dari beberapa rumor yang tersebar adalah bahwa jembatan riung gunung ini tidak kosong seperti yang terlihat dengan mata terlanjang. Rumor nya Jembatan riung gunung ini menyimpan beberapa hal – hal mistis atau gaib. beberapa warga di sekitar pernah bercerita bahwa katanya jembatan riung gunung ini di jaga oleh sosok mahkluk gaib yang tak kasat mata. Dan konon kata nya jembatan riung gunung atau jembatan misterius ini adalah sebuah gerbang gaib untuk menuju ke sebuah kawasan petilasan Prabu Siliwangi dan kawasan nyi roro kidul di daerah pantai selatan.

Menurut parapsikologi atau orang yang mempelajari tentang ilmu indra keenam yang telah mengunjungi atau menelusuri jembatan riung gunung atau jembatan villa soekarno  ini, ia mendapatkan sebuah frekuensi – frekuensi yang tidak normal atau bisa disebut dengan frekuensi mistis di daerah sekitar jembatan riung gunung ini. Parapsikologi ini juga dapat melihat dengan mata batin atau indra keenam nya bahwa ada beberapa sosok yang gaibyang menjaga jembatan tersebut dengan wujud 2 harimau tua yang memiliki ukuran yang tidak lazim / tidak biasa , atau bisa di bilang memiliki ukuran yang cukup besar, harimau ini juga memiliki sedikit kecacatan pada kaki nya dan parapsikologi juga melihat ada sesosok ular yang berukuran raksaksa atau besar. Dan menurut parapsikologi yang menelusuri kawasan jembatan riung gunung ini bahwa jembatan riung gunung atau jembatan villa soekarno ini adalah sebuah gerbang gaib yang dapat menuntun kita menuju tempat petilasan nyi roro kidul di daerah pantai selatan dan juga jembatan ini juga dapat mengarahkan kita ke tempat petilasan prabu siliwangi.

Menurut warga sekitar yang tinggal di daerah tersebut, jembatan riung gunung ini juga sering muncul penampakan rombongan yang menaiki tangga tersebut. Dan untuk pengunjung juga disarankan agar tidak berlama–lama di tangga tersebut karena akan menyebabkan benturan energy yang panas yang membuat mahkluk gaib atau astral yang berada disitu akan merasa terusik atau terganggu dengan kehadiran manusia. Dan sampai sekarang akses jalan jembatan riung gunung atau jembatan menuju petilasan Presiden RI pertama Soekarno sudah di tutup.

Setiap tempat pasti menyimpan beberapa cerita mistis atau misteri nya tersendiri, dan setiap tempat juga pasti memiliki penunggu nya. Tempat yang terlihat angker atau mistis, biasanya tempat yang terlihat angker atau seram memiliki beberapa factor, yaitu tempat tersebut sudah tidak terawat, tempat yang tidak memiliki aktivitas, dan sangat sepi pengunjung. Karna itu tempat tersebut akan di lingkupi dengan energy–energy yang negative dan cenderung menyeramkan di tambah lagi dengan beberapa sugesti dari orang – orang sekitar tentang dunia lain, hal–hal yang mistis atau hal–hal yang seram.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.