KKN Di Desa Penari Yang Penuh Misteri

KKN Di Desa Penari Yang Penuh Misteri

Pernahkah anda menjalani sebuah KKN bersama teman fakultas anda? Salah satu tugas yang diberikan oleh universitas ini mungkin menjadi momen yang special bagi beberapa mahasiswa. Namun pernahkah anda membayangkan KKN tersebut berubah menjadi mimpi buruk?

Berikut adalah cerita beberapa orang yang menjalani KKN tetapi berakhir dengan kisah menyedihkan. Simak beberapa info yang pernah mereka alami saat menjalani KKN tersebut. KKN di desa misterius, KKN di desa penari.

Sebelum memulai cerita, perlu ditekankan bahwa penulis tidak mendapat izin dari yang mempunyai cerita, namun karena cerita tersebut sudah tersebar luas bahkan menjadi film, penulis memutuskan bercerita dengan sudut pandang penulis

  • Dimulai dari diturunkannya tugas KKN

Cerita dimulai dari sebuah fakultas angkatan 2009 yang saya tidak bisa menyebutkan dimana lokasinya. Kampus tersebut menyelenggarakan KKN kemudian disambut antusias oleh para mahasiswa. Namun dibalik keantusiasan para mahasiswa terdapat 1 orang yang muram yaitu Nur. Ia dan ibunya sudah memiliki firasat yang kurang enak sejak awal nama desa tsb disebutkan

Kemudian dibentuk lah kelompok 6 orang yang terdiri dari Widya, Bima,Nur,Anton,Ayu dan Wahyu. Sebelumnya Ayu dan Abangnya sudah melakukan observasi ke tempat tersebut. Selang beberapa hari mereka berangkat.

  • Perasaan tidak enak mulai menyelimuti mereka saat sampai.

Setelah perjalanan sekitar 4 – 5 jam dari tempat kediaman mereka, sampailah mereka di tepi hutan yang akan menuju desa tersebut. Mereka dijemput oleh 6 lelaki paruh baya yang dari awal sudah menunjukan sikap tidak suka karena ucapan teman widya. Hari semakin gelap dan semakin sunyi, perasaan tidak enak makin menyelimuti widya dan seketika widya mendengar suara gong dan gamelan di sekitar hutan.

  • Saat sampai di desa banyak kejanggalan terasa

Setelah mereka sampai di desa tersebut, mereka disambut oleh kepala desa disana. Beberapa orang memulai percakapan dan widya sudah merasa bahwa ada yang salah. Pembagian tempat tidur pun dilakukan dan widya berbincang dengan nur tentang kejanggalan tersebut. Terkejutnya bahwa nur melihat ada yang menari disaat widya mendengar gamelan saat di hutan.

  • Dimulainya pengerjaan proker

Keeseokan harinya pak kades mengantarkan mereka berkeliling desa untuk menyelesaikan proker, awalnya merasa ceria namun tiba’ muram saat sudah memasuki area makam. Keganjilan mulai terlihat dari semua nisan di makam ditutupi kain hitam sampai dengan banyak sesajen berterabaran di sekitar jalan. Dan sampailah mereka di titik paling sakral yaitu Tapak Tilas.

  • Wajah cantik misterius

Setelah berbincang cukup banyak sambil berkeliling, mereka semua kembali ke tempat masing – masing. Saat itu widya dan nur berencana akan mandi di sebuah bilik berisi kendi yang sudah pa kades arahkan. Mereka mandi secara bergantian, nur masuk duluan. Widya sedikit cemas sambil melihat kiri kanan dan menyadari ada sesajen. Tak lama kemudian iya mendengar suara nyanyian.

Widya panik dan menggedor nur untuk segera keluar, dan dibukalah pintu kamar mandi. Nur tampak keheranan dengan sikap widya yang panik. Widya hanya menjelaskan seadanya dan langsung bertukar kamar mandi. Setelah widya di kamar mandi ia kembali mendengar suara itu. Namum saat ini ia merasa sedang diperhatikan oleh wanita yang cantik sekali tapi tidak tahu siapa.

  • Penari

Saat mereka sudah kembali, tiba tiba tiba ayu datang menghampiri. Ia berkata bahwa di tapak talas yang tadi dilarang terdapat sebuah saung tua. Widya pun berdebat karna seharusnya ia tidak kesana, tapi ayu berkata bahwa bima yang mengajaknya karna melihat wanita cantik. Tidak mau berdebat ia pun tidur. Tapi saat tidur ia melihat bayangan nur

Nur pergi ke tengah lapang dan menari dengan sangat anggun, widya pun bingung dan menghampiri nur, ia pun histeris dan mengajak nur untuk kembali. Namun wajah nur berubah menjadi sangat mengerikan.

  • Mbah Buyut

Mendengar hal itu, pak kades langsung menyuruh mereka berkumpul dan membawa wahyu widya dan ayu ke rumah seseorang, rumah tersebut harus melewati jalan raya dan sampailah mereka di rmh yang tergolong bagus. Pemilik rumah itu adalah sepuh tua bernama mbah buyut.

Pak kades menceritkan semua kejadian namun mbah buyut tidak tertarik sama sekali. Kemudian iya memberi kopi dan menyuruh meminumnya. Menurut ayu kopi tersebut sangat manis, bagi wahyu dan ayu sangat pahit. Mereka pun pulang dan pak kades berkata bahwa widya ditempeli oleh lelembut.

  • Singkat cerita

Setelah tidak terhitung banyaknya kejadian aneh yang menimpa mereka, diketahui ternyata melanggar aturan. Penyebab mereka diganggu selama ini adalah karena bima dan ayu melakukan hubungan terlarang di tempat tersebut. Para penghuni marah dan tidak suka.

Mereka diberi hukuman jiwa mereka tidak akan bisa kembali ke tubuh mereka masing – masing dan selamanya akan terjebak di hutan desa tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.