Kasus Pembunuhan Misterius di Indonesia

Kasus Pembunuhan Misterius di Indonesia

Pembunuhan sudah menjadi kejahatan yang kerap kita dengar dari berbagai kalangan masyarakat. Motif pembunuhan yang terjadi berbeda – beda tergantung dari kondisi korban atau pelaku. Biasanya mereka terlibat konflik dan tidak bisa diselesaikan oleh kepala dingin. Biasanya sang pelaku dengan amarah membara langsung menghabisi sang korban tanpa pandang bulu. Namun ada aja kasus dimana pembunuhan terjadi karena pekerjaan gelap ataupun kondisi gangguan mental yang kurang baik.

Namun pernahkah anda mendengarkan kasus pembunuhan yang sudah terencana dengan matang dan juga rapi? Ternyata ada pembunuhan yang sudah terencana dan hebatnya lagi mereka membunuh sang korban dengan sadis. Para polisi menemukan potongan – potongan tubuh korban atau korban dibunuh dengan cara tak biasa. Tapi ada beberapa kasus pembunuhan mengerikan yang tidak terpecahkan sampai sekarang.

Berikut adalah beberapa kasus pembunuhan di Indonesia yang mengerikan.

1. Sisca Yofie
1. Sisca Yofie

Kasus pembunuhan yang pernah menggemparkan kota Bandung ini menimpa seorang wanita cantik bernama Sisca Yofie. Wanita berumur 34 tahun ini tewas seketika pada 5 agustus 2013 di kawasan Sukamulya Baru. Sisca merupakan manajer di perusahaan PT Verena Multi Finance Tbk dan sudah menjabat posisi yang cukup tinggi. Penampilan sisca juga terlihat seperti orang berkecukupan melihat dari mobil dan barang rampasan yang dibuang oleh para pelaku.

Sisca mati dalam keadaan mengenaskan yaitu dengan rambut terseret motor kemudian terbawa sampai 800 meter. Jalan yang kebetulan tidak bagus membuat badan seluruh badan sisca rusak karena tergores oleh batu – batu runcing di sepanjang jalan. Pelaku ternyata tidak hanya menyeret badan sisca sampai hancur, mereka juga membacok kepala sisca dan membuat sisca bersimbah darah. Sisca diduga sudah diincar sejak lama oleh dalang kasus ini.

Sampai sekarang siapa dalang di balik pembunuhan Sisca Yofie masih belum bisa dipastikan.

2. Marsinah
2. Marsinah

Indonesia pernah dilanda demo besar – besaran para pekerja pabrik. Dibalik ricuhnya demo yang terjadi, terdapat satu kisah pembunuhan yang cukup tragis. Kejadian ini terjadi pada tahun 1993 di Jawa Timur. Marsinah, seorang pegawai pabrik yang bekerja di PT. Catur Putra Surya, Sidoarjo harus ditemukan tewas di dalam hutan dengan luka sayatan dimana – mana dan luka lebam – lebam. Menurut cacatan kepolisian, penyebab Marsinah meninggal adalah keterlibatannya dalam demo buruh pabrik yang menuntut kenaikan upah.

Marsinah ditemukan hilang pada tanggal 8 Mei 1993 setelah dilaporkan hilang selama 3 hari. Ia menjadi salah satu orang yang paling aktif dalam mengunjuk rasa membela kesejahteraan. Ia hilang setelah mencari keberadaan teman – temannya yang saat itu sempat Kodim. Setelah 3 hari ia ditemukan telah menjadi jasad dengan kondisi yang telah mengalami penyiksaan berat. Walau begitu, sampai hari ini perjuangan Marsinah masih diingat oleh seluruh warga Indonesia.

Bahkan sang dalang yang dicurigai adalah orang dalam perusahaan masih belum tertangkap sampai sekarang.

3. Munir
3. Munir

Salah satu aktivis yang paling dikenal karena kritikan nya yang terkenal kritis pada tahun 1990 -2000 ini harus hilang tanpa ada jejak sama sekali. Munir juga pernah membantu kasus pembunuhan Marsinah yang saat itu terkenal namun harus menemui jalan buntu. Munir dikenal sebagai aktivis yang memperjuangkan kemanusiaan yang pada saat itu kondisi negara sedang krisis kemanusiaan.  Ia yang selalu memperjuangkan Hak Asasi Manusia selalu mendapat teror- teror dan percobaan pembunuhan yang saat itu sudah menjadi hal biasa.

Namun Munir harus mengakhiri perjalanannya hidupnya di dalam pesawat terbang rute Indonesia – Amsterdam. Ia kala itu menaiki pesawat Garuda Indonesia dengan kode GA-974 yang kemudian transit di bandara Changi Airport. Sebelum ia melanjutkan perjalanan ke Amsterdam, ia sempat menitipkan pesan ke 2 orang temannya. Ia sempat mengeluh sakit perut karena sebelumnya meminum jus jeruk dan kemudian ditolong oleh seorang dokter yang kebetulan berada di pesawat tersebut. Namun naas, Munir harus meregang nyawa di ketinggian 4000 Meter diatas kota Rumania.

Saat dilakukan penelitian, polisi Belanda menemukan adanya senyawa arsenik dalam tubuh Munir yang berarti ia diracun. Sampai saat ini dalang pembunnuhan Munir masih belum diketahui.

Baca juga : Kasus Pembunuhan Paling Mengerikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.