Junko Furuta, Wanita Termalang di Jepang

Junko Furuta, Wanita Termalang di Jepang

Salah satu gadid termalang di dunia mungkin jatuh kepada Gadis Jepang ini. Gadis yang sangat pupuler di sekolahnya ini merupakan gadis yang baik dan berparas cantik. Tapi karena hal itulah, Junko Furuta harus menemui ajalnya bersama para mafia beringas bernama Yakuza. Gadi ini mengalami pelecehan, penyiksaan, pemerkosaan dan harus berakhir mati. Pembunuhan ini berakar dari remaja laki – laki yang menyukai Furuta. Lelaki tersebut memiliki koneksi dengan Yakuza.

Junko Furuta merupakan gadis yang asngat amat populer di sekolahnya SMA Yashio Minami. Ia berasal dari Misato yang berada di prefektur Saitama. Nama Junko Furuta melejit saat terungkapnya kasus yang terjadi pada 1980-an dimana ditemukan mayat gadis yang dikubut menggunakan beton yang bervolume lebih dari ratusan liter semen. Hal ini menarik perhatian publik dan menjuluki Junko Furuta, Wanita Termalang di Jepang.

Berikut adalah Junko Furuta, Wanita Termalang di Jepang

1. Diculik Oleh Pria Yang Satu Sekolah

Diculik Oleh Pria Yang Satu Sekolah

Cerita mengerikan Junko Furuta, Wanita Termalang di Jepang dimulai ketika kepopuleran Junko menarik banyak perhatian Hiroshi Miyano yang saat itu merupakan penguasa sekolah karena memiliki koneksi dengan Yakuza. Hiyano biasanya akan mengabaikan atau bahkan membulli para wanita polos dan baik karena tipe wanita Miyano adalah yang nakal, merokok, minum, narkoba layakna dirinya. Namun Hiroshi Miyano tertarik kepada Junko Furuta dikarenakan tampangnya yang amat cantik.

Miyano menembak Furuta namun Furuta menolak dan memancing kemarahan Miyano karena biasanya tidak ada yang berani menolak dia karena punya koneksi dengan Yakuza. Pada 25 November 1988, Furuta pulang dari kerja paruh waktunya dan bertemu dengan Miyano dan temannya, Minato. Minato menendang sepeda Furuta hingga terjatuh dan Miyano pura – pura menolong dan menawarkan diri mengantarkan pulang. Furuta menyetujui namun ia malah dibawa ke gudang bekas dan mengancam Furuta.

2. Diperkosa Hampir 400 kali

Diperkosa Hampir 400 kali

Furuta dibawa ke kediaman keluarga Minato dan mimpi buruknya dimulai disana. Orang tua dari Minato tidak berani berbuat apa – apa karena takut dengan Yakuza kenala Miyano. Di rumah itu selama 40 hari kedepan, Furuta disiksa dengan metode diluar batas nalar manusia. Miyano juga sering mengundang teman – teman Yakuzanya datang dan membuat Furuta sebagai mainan mereka. Saat dalam masa persidangan, mereka mengaku sudah memperkosa Furuta selama lebih dari 400 kali banyaknya dengan cara digilir.

Ia diperlakukan sebagaimana bukan manusia. Kekerasan fisik sudah menjadi makanan sehari – hari bagi Furuta. Ia kerap dijadikan samsak dengan cara digantung atau sering mendapat hantaman barbel ditubuhnya. Ia juga dipaksa kelaparan dan hanya boleh menyantap kecoa dan minum urin saja. Tubuhnya sering dijadikan sasaran asbak dan juga lilin dan bahkan ia mengalami mutilasi di beberapa bagian tubuh dan ditusuki oleh jarum. Dengan kondisi yang sudah tidak bisa dijelaskan ini, Furuta disuruh mastrubasi di depan para orang bajingan tersebut.

Benda – benda asing juga tak jarang dimasukan kedalam anus dan kelaminnya. Ukurannya melebihi yang seharusnya menyebabkan Furuta mengalami pendarahan hebat.

3. Tubuhnya Dikubur Dalam Semen

Tubuhnya Dikubur Dalam Semen

Penyiksaan puncaknya ialah saat memasuki Januari. Kondisi Furuta sudah tidak bisa dijelaskan lagi denganĀ  kata – kata. Ia bahkan sudah kehilangan kontrol atas kandung kemih dan ususnya. Ia juga sudah tidak bisa makan atau minum karena organnya sudah rusak. Ia juga masih terus disiksa karena terus mengotori karpet karena muntah. Para bajingan tersebut menyuruh Furuta tidur di balkon pada saat musim dingin. Furuta bahkan meminta dibunuh karena sudah tidak tahan lagi dengan siksaan mereka.

Kondisi Furuta yang penuh luka mulai membusuk dan mengeluarkan bau tak sedap. Para pelaku sudah kehilangan napsu bejatnya namun terus menerus menyiksa Furuta hingga pendarahan hebat dan nanah terus keluar dari tubuhnya. Ia juga sempat dibakar menggunakan carian dan lama kelamaan tubuh Furuta sudah tidak bisa menahannya lagi. Furuta akhirnya meninggal setelah disiksa secara brutal pada hari itu. Sang pelaku panik dan membuang jasad Furuta dalam gentong dan mengisinya dengan ratusan liter semen.

Kasus ini akhirnya dipecahkan dan semua pelaku sudah tertanggkap. Jasad Furuta dimakamkan dengan layak dan mendapati julukan Junko Furuta, Wanita Termalang di Jepang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.