Inilah Gambaran Dunia Setelah Mengalami Kematian

Inilah Gambaran Dunia Setelah Mengalami Kematian

Apa itu kematian?

primbon.org – Mengobrol tentang kehidupan takan pernah berakhir, tapi pernahkah anda membahas tentang kematian? Pernahkah anda bertanya – tanya tentang bagaimana setelah meninggal? Jawabannya tidak akan kita tahu sampai kita merasakannya. Apakah benar dunia setelah kematian benar – benar ada? Mari kita bahas. Saya sudah mengambil beberapa contoh dari berbbagai narasumber yang saya temui.

Pertama yang akan saya tekankan adalah bahwa saya sama sekali tidak mengerti tentang dunia kematian. Seluruh yang saya bahas kali ini adalah menurut apa yang saya dengar dari teman saya yang sudah menjalani bidang bersangkutan.

Adakah Kehidupan Setelah Kematian? Seorang Jurnalis Wanita Mengungkapnya

  • Apa itu Kematian?

Kematian adalah kondisi dimana jiwa dan tubuh kita terpisah. Kondisi dimana seseorang telah selesai menjalani kehidupannya. Semua orang pasti akan mengalami kematian baik cepat maupun lambat. Kematian sudah mutlak, tidak akan bisa dipisahkan dari kita.

BACA JUGA : Inilah Film Horor Yang Di Angkat Dari Kisah Nyata

  • Apa itu Dunia Setelah Kematian?

Dunia setelah kematian dipercaya ada setelah kita mengalami fase meninggal. Banyak versi yang menjelaskan dunia setelah kematian. Ada yang menjalani kehidupan di dunia ini namun berbentuk roh, ada yang pergi ke surga dan ada juga yang bereinkarnasi menjadi pribadi yang baru.

  • Apa Yang dialami Seseorang saat Meninggal

Menurut beberapa orang, setelah kita meninggal kita memeliki beberapa menit sebelum kita benar – benar meninggal. Menit itu memutar semua kehidupan kita dalam satu cuplikan. Kemudian roh kita akan berpisah dengan daging kita dan kemudian roh kita akan melayang – layang diudara. Setelah itu mereka tidak bisa menjawab karena beberapa alasan. Pertama mereka tidak tahu bahwa mereka bereinkarnasi atau terangkat ke surga/neraka sebab agama menentukannnya. Kedua mereka menyebutkan bahwa mereka belum tahu persis karena mereka belum meninggal.

  • Dunia Setelah Kematian Menurut Narasumber

Seorang cenayang pernah berecerita terhadap saya bahwa ia pernah membahas hal ini dengan salah satu roh. Ia menyebutkan bahwa roh laki – laki yang ia tanyakan, menjelaskan bahwa ia tidak kemana – kemana setelah kematiannya. Ia merasa bingung saat pertama kali melihat tubuhnya sendiri tebaring. Saat cenayang itu bertanya apakah ia masih memiliki tugas atau dendam? Roh laki – laki tersebut juga menjawab tidak. Cenanyang ini terus berkomunikasi dengan roh laki – laki tersebut hingga memasuki hari ke 21. Saat hari ke 21 cenanyang ini tidak bisa menemukan roh laki – laki ini. Kemudian cenayang ini mengambil 2 kesimpulan. Antara ia pergi ke suatu tempat yang lain atau ia sudah pergi ke akhirat. Dari sini saya juga menyimpulkan bahwa dunia setelah kematian itu benar adanya.

BACA JUGA : Alasan Rumah Sakit Ariya Medika Ditutup Kini Menjadi Angker!

  • Dunia Setelah Kematian yang Paling logis

Setelah sebuah roh meninggalkan tubuhnya, dia akan memasuki “fase kepompong,” dimana dia teristeril, terlindungi, dan aman. Ini sebuah fase yang memperbolehkankita untuk menyesuaikan diri dengan keadaan baru dan melepaskan kehidupan fisik yang baru kita tinggalkan. Siklus ini rupanya lebih mudah bagi anak-anak, orang yang berdamai dengan fase kematian, dan mereka yang sudah tahu mereka akan meninggal. Karena tubuh itu tidak ada, maka waktu juga tidak ada, jadi seberapa lama sebuah roh menetap di fase ini tidak penting. Kamu akan menetap di situ selama kamu menetap di situ.Untuk memahami konsep ‘tidak ada waktu,’ bayangkan seperti kamu memikirkan mimpi; kamu bisa ketiduran selama 15 menit dan pas kamu bangun, mungkin kamu merasa kamu sudah tidur berjam-jam.

Atau mungkin kamu bisa tidur delapan jam penuh dan pas kamu bangun, kamu merasa hanya beberapa menit telah berlalu. Ketika kamu tidak berada dalam tubuhmu, waktu menjadi hal berbeda karena waktu adalah konsep duniawi. Tapi kamu enggak harus percaya juga dengan ucapanku; tanya saja kepada kumbang kecil.Atau seekor anjing. Masa hidup mereka masing-masing sangat berbeda dengan satu sama lain dan dengan kita. Jadi tidak usah memikirkan seberapa lama sebuah roh bisa nongkrong di fase ini karena waktu bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan.

BACA JUGA : Berikut 6 Sekolah Ter Angker Di Indonesia

Berdasarkan pengalamanku, saat seseorang memasuki fase kepompong ini, mereka belum bisa berinteraksi, dan orang yang mereka cintai belum bisa merasakan kehadiran mereka. Seperti sebuah perawatan spa untuk roh dengan tulisan “jangan diganggu” di pintu. Roh tersebut bukannya tidak bisa dihubungi, tapi gak sopan kan gangguin orang.Setelah sebuah roh meninggalkan fase kepompong, dia akan tetap resonan dengan kepribadiannya selama jangka waktu yang tidak diketahui. Orang yang sudah meninggal sering menunggu kehadiran orang-orang terdekat karena alasan cinta atau kesetiaan,

tapi aku tidak dapat mengakses rencana perjalanan atau pengalaman mereka. Sebagai cenayang, aku merupakan saluran untuk pesan. Seperti radio batiniah. Tapi aku tahu bahwa pada titik waktu tertentu, sebuah roh akan menjadi penuh hingga memasuki keadaan lengkap, mulai meninggalkan kepribadian mereka, lalu dipenuhi dengan cahaya diri mereka yang hakiki, dan itu keren banget.Berbicara dengan seseorang yang telah berhasil bertransformasi dari kepribadian mereka adalah hal yang indah; seakan-akan arwah itu menjauhi dan mendekatiku sekaligus.

Aku tidak melihat cahaya seperti di film, di mana orang yang sudah meninggal berubah menjadi bola cahaya. Tapi energi yang kita wujudkan memang menyerupai cahaya dibanding bentuk lain. Indah bagiku mengetahui bahwa hidup itu sebenarnya tidak berakhir, tapi terus berubah bentuk selama perjalanan sesudah mati.

 

TERIMAKASIH SEMOGA BERMANFAAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *