Inilah Beberapa Mitos Yang Dipercaya Orang Sunda!

Inilah Beberapa Mitos Yang Dipercaya Orang Sunda!

primbon.org – Tanah Sunda memang terkenal dengan budaya – budayanya yang banyak. Selain dengan budayanya, Tanah sunda terkenal akan wisatanya dan keindahan alamnya yang masih sangat asri dan sejuk. Orang – orang dari tanah sunda terkenal akan keramahannya kepada pendatang baru maupun turis. Mereka tidak segan  membantu pendatang yang datang. Kuliner – kuliner di Tanah Sunda juga terkenal juara karena cita rasa yang khas dan membuat nagih. Tapi anda tetap harus menghormati apa yang ada disini.

Tanah Sunda terkenal akan kentalnya norma masyarakat satu sama lain. Mereka percaya dengan menghormati sekitar maka anda akan dihormati sekitar. Ada beberapa pantangan jika kita berada di Tanah Sunda yang konon harus kita patuhi. Namun sama seperti larangan di Tanah Jawa, Norma atau Mitos yang berada di Tanah Sunda juga lebih ke arah mengarahkan kita menjadi pribadi yang lebih baik, berbudi luhur, dan juga menghormati satu dengan lainnya.

Berikut adalah Mitos – mitos orang Sunda.

1. Jangan Memotong Kuku di Malam Hari

Jangan Memotong Kuku di Malam Hari

Salah satu pamali paling populer kita dengar dari Tanah Sunda adalah tidak boleh memotong kuku pada malam hari. Jika anda asli keturunan Sunda, mungkin anda sering mendengar untuk tidak memotong kuku pada malam hari atau anda akan ditegur orang tua jika memotong kuku pada malam hari. Jika anda telusuri lebih dalam pada dunia medis, mungkin ini tidak ada hubungannya sama sekali. Namun orang Sunda melarang hal ini bukanlah tanpa alasan.

Orang – orang Sunda percaya bahwa jika kita memotong kuku pada malam hari dapar menyebabkan gangguan batin. Tapi ini hanyalah sebuah mitos yang boleh anda percaya atau tidak. Maksud mereka adalah  untuk menanamkan tata krama kepada anak – anak agar tidak memotong kuku malam hari karen menganggu orang dan juga dapat membahayakan keselamatan jari tangan.  Maka dari itu para orang tua menggertak anak – anak mereka menuruti hal ini.

BACA JUGA : Kisah Seram Yang Dialami Pengendara Ojek Online!

2. Jika Membunuh Kucing Hitam, Segera Kubur Sebelum 7 Hari.

Jika Membunuh Kucing Hitam, Segera Kubur Sebelum 7 Hari

Kucing hitam memang kental dengan yang berbau mistis. Ada yang menganggap kucing ini sebagai pembawa keberuntungan dan tidak sedikit juga yang menganggap kucing ini selalu membawa sial karena kucing ini memiliki sejarah yang buruk. Di Sunda sendiri ternyata memiliki mitos tersendiri tentang kucing hitam ini. Jika anda tidak sengaja membunuh atau menabrak kucing ini hingga meninggal. Anda harus mengubur kucing ini sebelum 7 hari menurut kepercayaan disini.

Seperti yang saya beritahu sebelumnya, kucing ini merupakan simbol dari hal – hal buruk dan kesialan. Diketahui  jika anda menabrak atau tidak sengaja membunuh kucing ini dan tidak menguburnya maksimal 7 hari, maka anda akan terkena kesialan. Sebagian masyarakat sunda menganggap hal ini benar dan  selalu mengubur kucing ini jika menabraknya ataupun menemukan bangkai kucing ini dijalan. Kembali lagi kepada diri kalian, ini hanya takhayul yang bebas untuk anda percaya atau tidak.

BACA JUGA : Inilah Tempat Wisata Angker Yang Ada Di Indonesia

3. Tidak Boleh Menikah Dengan Orang Jawa

Tidak Boleh Menikah Dengan Orang Jawa

Mitos tentang pernikahan orang Jawa dan orang Sunda yang tidak boleh dilakukan sudah akrab di telinga masyarakat kedua belah suku. Ada mitos yang mengikat kedua belah suku ketika menikah yaitu jika Sunda dan Jawa menikah maka rumah tangga mereka tidak akan harmonis. Hal ini disebabkan cerita jaman dulu yaitu kerajaan Majapahit dan Pajajaran. Pajajaran merupakan salah satu kerajaan yang belum ditaklukan oleh Majapahit pada masa itu.

Kerajaan Majapahit pada saat itu dipimpin oleh Hayam Wuruk. Hayam Wuruk ingin memperistri anak dari Prabu Linggabuana yang merupakan raja Pajajaran. Prabu menyetujuinya dan langsung berangkat ke istana Majapahit. Namun Majapahit memberikan syarat kepada Prabu untuk menyerahkan Padjajaran kepada Majapahit beserta rombongannya. Prabu pun menolak dan berperang dengan Majapahit dan Prabu tewas di tangan Hayam Wuruk. Putri Diah Pitaloka yang merupakan anak dari Prabu depresi lalu akhirnya bunuh diri.

Hal inilah yang merupakan akar dari mitos pernikahan Jawa dan Sunda menjadi kurang bagus dan terkadang dilarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.