Dewa – Dewa Tiongkok Paling terkenal

Dewa – Dewa Tiongkok Paling terkenal

Cerita ini berawal dari kumpulan – kumpulan cerita, sejarah, ritual, kepercayaan, agama dan juga budaya yang sudah diwariskan turun – temurun diwariskan didalam tradisi orang Tiongkok. Seperti pada mitologi Yunani dan Mitologi Nordik, cerita ini berkembang menjadi sebuah kepercayaan masyarakat setempat. Para sejarawan dan peneliti percaya bahwa mitologi Tiongkok sudah dikenal sejak abad ke – 12. Bukti adanya mitologi Tiongkok tepampang jelas pada budaya, literasi, kaligrafi dan juga adat budaya setempat.

Seperti mitologi – mitologi dunia pada umumnya, mitologi pada Tiongkok juga memiliki keunikan tersendiri. Salah satu yang menonjol dari mitologi mereka adalah tingkat imjinasi yang terbilang tinggi pada setiap penggambaran. Penggambaran mitologi mereka kebanyakan hanya cerita yang bebau fantasi, sihir dan hal yang tidak masuk akal lainnya. Mitologi mereka juga banyak  memasukan kisah romansa para dewa – dewanya.

Berikut adalah dewa – dewa yang terkenal dalam mitologi Tiongkok.

1.    Zhong Li Quan

Zhong Li Quan

Dalam mitologi Tiongkok terdapat 8 dewa agung yang melambang kondisi kehidupan. Mereka adalah yang paling terkenal pada jaman Dinasti Tang dan Dinasti Sung. Dewa Zhong Li Quan adalah yang tertua diantara 8 dewa lainnya dan juga ditunjuk sebagai pemimpin mereka. Sang dewa diketahui lahir pada jaman Dinasti Han. Ia digambarkan memiliki sebuah kipas yang terbuat dari dua daun palem dan dipercaya kipasannya dapat membuat orang mati hidup kembali.

Ia dikisahkan adalah salah satu panglima besar pada perang dinasti Han yang kemudian setelah pensiun dari militer ia bertapa di hari tuanya. Pada saat kelahirannya, sebuah cahaya menerangi kamarnya dan membuat kamar itu bermandikan sinar. Hal itu membuat Zhong tidak berhenti menangis selama 7 hari 7 malam. Ia juga memiliki versi lain yaitu sebagai panlima yang kalah dalam perang dan melarikan diri ke daerah pegunungan. Ia bertemu dengan 5 dewa Taoisme untuk menjadi dewa berikutnya.

Dewa Zhong Li Quan memiliki banyak versi cerita asal – usulnya.

2.    Li Tie Guai

Li Tie Guai

Li Tie Guai juga merupakan salah satu anggaota “The Immortals” atau biasa dikenal sebagai kedelapan dewa agung Tiongkok. Ia dikenal memiliki sifat permarah namun rendah hati terhadap orang sakit, kaum miskin, dan siapapun yang sedang membutuhkan pertolongan. Ia digambarkan selalu membawa botol yang berbentuk Cupu Labu. Botol inilah yang ia gunakan untuk menolong orang – orang yang sedang kesusahan. Ia juga akan mengecilkan badannya pada saat malam untuk bisa tidur di dalam botol cupu labu tersebut.

Ia dikisahkan lahir dengan nama Li Yuan pada masa dinasti Zhou Barat. Ia dikarunai dengan wajah yang sangat tampan. Ia melakukan meditasi selama 40 tahun yang membuat ia kurang makan dan kurang tidur. Suatu hari ia berpesan terhadap muridnya untuk menjaga jasadnya saat ia sedang melakukan meditasi. Jika rohnya tidak kembali selama 7 hari, ia meminta sang murid untuk mengkremasinya. Namun karena sang murid memiliki ibu yang sekarat, sang murid meninggalkan sang guru pada hari ke 6 dan mengkremasikan sang guru pada hari ke 6.

Guai yang saat itu kembali pada hari ke 7 meilahat jasadnya yang sudah dikremasi dan terpaksa mengambil tubuh seorang pengemis buruk rupa.

3.    He Xian Gu

He Xian Gu

Salah satu anggota wanita dari kedelapan dewa agung Tiongkok. Ia dikisahkan memiliki nama berbeda saat kecil yaitu He Qiong dan berasal dari Provinsi Yong. Ia hidup pada masa Dinasti Tang dan sering  bertapa di pegunungan. Pada umur 14 tahun ada sebuah roh muncul dihadapan Xian Gu yang  menyuruh Xiangu untuk memahat batu mika sampai jadi serbuk lalu meminum larutan batu tersebut. Setelah Xian Gu meminummnya, ia menjadi abadi. Bahkan tak lama kemudian ia bisa terbang dari satu gunung ke gunung lain.

Ada suatu kala Xian Gu tersesat di gunung saat memetik teh dan bertemu dengan salah satu 8 dewa lainnya yaitu Lu Dong Bin. Lu Dong Bin memberikan sebuah buah persik yang kemudian membuat Xian Gu menjadi tidak pernah lapar. Pada pemerintahan Ratu Wu pada tahun 608 – 705, Xian Gu menghilang dan tiba – tiba kembali pada 707 dan sudah menjadi salah satu dari 8 dewa agung. Ia dipercaya dapat mengembalikan fisik dan mental seseorang.

Ia digambarkan sebagai dewi yang membawa bunga teratai dan sheng. Ia juga ditemani seekor burung fhenghuang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.