Cerita Legenda di Indonesia

Cerita Legenda di Indonesia

Indonesia terkenal akan legenda – legenda yang tersebar di seluruh penjuru daerahnya. Hampir setiap daerah memiliki legenda yang menarik untuk didengarkan. Terdiri dari beraragam suku dan budaya memicu Indonesia memiliki banyak cerita legenda yang tidak masuk akal. Kultur budaya yang masih kental akan hal – hal berbau mitos juga menjadi salah satu alasan. Banyak legenda terkenal yang sudah dikenal oleh masyarakat dalam maupun luar daerah tersebut.

Kita juga kerap mendengar legenda – legenda tersebut dari sejak kecil. Pengambarannya kerap muncul di buku anak – anak maupun animasi anak – anak. Sebut saja tangkuban perahu yang begitu terkenal akan cerita sangkuriangnya. Cerita maling kundang yang mengajarkan kita untuk tetap menghormati orang tua. Selain dibumbui oleh cerita menarik, Legenda – legenda yang terdapat di Indonesia juga sarat akan pesan moralnya yang selalu ada di setiap bagian cerita.

Berikut adalah Cerita Legenda di Indonesia yang terkenal.

1. Malin Kundang

Malin Kundang

Legenda ini bercerita tentang anak yang durhaka kepada orang tuanya. Seorang bernama Malin lahir disebuah desa miskin bersama kedua orang tuanya. Malin digambarkan anak yang ramah, baik dan sopan terhadap orang – orang di sekitarnya. Malin juga dikenal suka membantu orang tuanya dalam hal pekerjaan maupun hal sepele. Namun karena kondisi keuangan keluarga mereka semakin sulit, sang ayah pergi merantau dan tidak pernah kembali lagi ke keluarganya. Sang ibu pun membesarkan Malin seorang diri sampai menjadi pemuda tampan nan gagah.

Setelah Malin tumbuh dewasa ia memutuskan untuk merantau guna menjadi lebih baik di masa depan. Malin pergi bersama pengusaha kapal di desa mereka dan naas diperjalanan Malin kecelakaan dan terdampar di sebuah desa. Namun desa tersebut sangalatmah makmur dan subur, meresa mempunyai peluang Malin pun mencari nafkah di desa tersebut. Selang berapa tahun Malin sudah menjadi mapan dan mempersunting gadis cantik di desa tersebut. Berlayarlah Malin dan akhirnya menemukan desa dimana ia lahir dan dibesarkan oleh sang Ibu.

Namun, saat sang ibu bahagia bertemu dengan Malin, Malin malah tidak mengakui sang ibu lantaran malu mempunyai ibu yang miskin. Sang ibu pun kecewa dan mengeluarkan sumpah yang membuat Malin berubah menjadi batu.

2. Legenda Tangkuban Perahu

Legenda Tangkuban Perahu

Legenda yang berasal dari tanah Sunda ini sudah sangat terkenal diantara masyarakat Indonesia. Diceritakan bahwa ada sepasang dewa dan dewi membuat kesalahan dan akhirnya diturunkan ke Bumi dalam bentuk hewan. Salah satunya adalah anjing bernama Tumang. Dayang Sumbi merupakan anak dari seorang raja ( Sebenarnya adalah anak dari salah satu dewa dan sang raja) mengasingkan diri ke Hutan karena terjadi peperangan. Paras Dayang Sumbi dikatakan sangat cantik sehingga banyak yang jatuh hati. Ia mengasingka diri ke Hutan bersama Tumang.

Saat Dayang Sumbi sedang menenun, tiba – tiba  toroknya jatuh dan berkata bahwa siapapun yang menemukan toroknya akan dijadikan suami oleh Dayang Sumbi. Tumang pun langsung mengambil torok tersebut dan Dayang Sumbi pun menikahi Tumang. Dari mereka lahirlah anak bernama Sangkuriang yang gagah dan tampan. Suatu Hari Dayang Sumbi ingin memakan hati rusa dan menyuruh sangkuriang berburu rusa bersama Tumang. Hari itu tidak ada buruan sama sekali, dan  Sangkuriang melihat babi hutan yang ternyata dalah dewa.

Legenda Tangkuban Perahu

Sangkurian menyuruh Tumang berburu tapi tumang tidak mau karena mereka sama – sama dewa. Karena Sangkuriang marah ia langsung membunuh tumang dan membawa hatinya. Ibunya memasak hati Tumang da saat tau itu hati Tumang, Dayang Sumbi marah dan mengusir Sangkuriang. Bertahun – tahun berlalu, Sangkuriang tumbuh menjadi pemuda gagah ternyata bertemu  dengan Dayang Sumbi kembali. Ia jatuh cinta dan tidak mengetahui bahwa itu adalah ibunya. Mereka menjalin kasih tetapi sang ibu mengetahui bahwa itu anaknya dari bekas luka di kepalanya.

Sangkuriang tetap bersikeras ingin menikahi Dayang Sumbi, maka dari itu Dayang Sumbi memberi syarat harus membangun Bendungan dan Perahu. Syarat itu diterima oleh Sangkuriang dan langsung dibuatlah dengan dibantu pasukan jin. Dayang sumbi  khawatir itu akan beres langsung berdoa fajar cepat datang sambil mengayunkan selendang. Ayam pun berkokok dan Sangkuriang gagal. Karna kesal ia menendang perahunya yang sekarang menjadi tangkuban perahu.

3. Legenda Roro Jonggrang

roro jonggrang

Candi ini memiliki cerita tentang 2 buah kerajaan yang saling berperang. Karena perang terus berlangsung, putra dari kerajaan bernama Bandung Bondowoso langsung membunuh raja dari kerajaan musuh. Tak disangka bahwa anak dari kerajaan musuh sangat cantik yaitu beranama Roro Jongrang. Bandung langsung jatuh cinta pada RoRo dan ingin menikahinya. Roro tidak mau karena ia telah membunuh ayahnya tetapi bandung bersikeras hingga sedikit melunakan hati Roro. Roro mau dinikahi jika bandung bisa membuat sumur dan 1000 candi dalam satu malam. Bandung menyetujuinya.

Karena Bandung adalah pemuda sakti, ia memanggil pasukan jin dari bawah tanah dan berhasil membangun 999 candi. Roro yang panik segera membangunkan para warga desa seakan sedang melakukan aktivitas subuh. Para jin yang melihat menjadi ketakutan dan kembali ke dasar bumi. Candi pun hanya seleasai sebanyak 999 buah candi. Bandung yang mengetahui hal ini pun marah karena telah merasa ditipu dan mengutuk Roro menjadi sebuah candi sekaligus melengkapi candi yang ke 100.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.