7 Dosa Besar

7 Dosa Besar

darKita sebagai manusia, ciptaan dari yang Maha Esa merupakan makhluk terecela yang tidak sempurna. Semua orang yang hidup pasti pernah melakukan dosa. Memang semua dosa dimata Tuhan itu sama, tapi tahukah bahwa dari semua dosa yang kita perbuat terdapat 7 dosa yang menjadi akar dari semua dosa manusia. Istilah 7 dosa besar ini berasal dari ajaran Kristen namun sangat terasa dalam kehidupan kita sehari – hari. Disebutkan bahwa dosa lain yang berakar dari itu semua akan menghancurkan kita jika kita tidak bisa menghapus itu semua.

7 dosa besar itu terdiri dari Kesombongan, Ketamakan, Iri Hati, Kemarahan, Hawa Nafsu, Kerakusan, Kemalasan. Jika salah satu menguasai diri kita maka kita dipastikan akan terus jatuh kedalam dosa. Semua dosa yang kita perbuat memang betul berasal dari 7 dosa itu. Sebut saja kita membunuh seseorang, saat diselidiki orang itu menjawab bahwa dia merasa iri, marah terhadap seseorang yang mengakibatkan dia membunuh. Seseorang mencuri, saat ditanya ia ingin menjadi kaya, iri melihat kekayaan dan juga ingin menjadi terpandang oleh orang.

Berikut adalah pembahasan 7 Dosa Besar.

1. Kesombongan.

Pride

Kesombongan adalah dosa yang disebut sebagai awal dari semua dosa. Dalam bahasa inggris disebut Pride ini dibilang awal dari semua dosa karena rata – rata dosa lain timbul akibat kesombongan. Diceritakan juga dosa pertama yang menininggalkan Tuhan berawal dari kesombongan. Lucifer adalah makhluk pertama yang dihukum Tuhan untuk jatuh ke bumi karena merasa dirinya sejajar dengan Allah dan merasa ia lebih tinggi dari manusia pertama, Adam. Oleh karena itu, Lucifer menjadi salah satu simbol dari 7 dosa mematikan yaitu kesombongan.

Kesombongan sendiri adalah sebuah hasrat dimana kita sebagai manusia merasa kita lebih baik, lebih tinggi dari apa yang ada di sekitar kita. Tahap yang paling parah adalah dimana kita menganggap diri kita sendiri Tuhan dan menolak untuk menyembah Tuhan yang sekarang. Jika sudah ditahap tersebut manusia sudah benar – benar jatuh kedalam Dosa Kesombongan. Satu – satunya kita mengalahkan dosa ini dengan cara kita menerima apa adanya, menerima satu sama lain dan yang paling penting adalah kita harus mempunyai kerendahan hati dalam pribadi masing – masing.

2. Ketamakan.

Greed

Ketamakan atau Greed merupakan 7 dosa besar yang kedua. Arti keserakahan sendiri adalah keinginan yang tak terkendali atas materi dan harta apapun yang ada di duniawi. Ini merupakan salah satu dosa besar yang menggambarkan manusia sebagai “Makhluk yang tidak pernah puas”. Menurut penelitian, manusia tidak akan pernah puas akan suatu hal. Jika sudah kaya ingin semakin kaya, Jika sudah jadi nomor 1 harus jadi yang terbaik. Semua yang mereka lakukan tidak akan pernah bisa memuaskan diri sendiri jika sudah terikat dengan dosa Greed ini.

Di kitab suci agama kristen sendiri tertulis bahwa ” Cinta akan Uang adalah Akar dari Segala Kejahatan dan menyebabkan seseorang dapat menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya sendiri” (1 Timotius 6 : 10). Dosa ini pasti melekat pada setiap orang. Namun tergantung bagaimana orang tersebut dapat menahan keinginan tersebut. Cara untuk melawan dosa ini adalah dengan kemurahan hati. Ada pepatah mengatakan lebih baik tangan diatas dari pada tangan dibawah. Ini berarti lebih baik bersedekah daripada kita meminta – minta milik orang lain.

3. Iri Hati

Envy

Iri hati atau yang biasa dikenal dengan Envy merupakan dosa yang mewakilkan kecewaan atau keemburuan yang atas apa yang bukan milik pribadi. Mereka cemburu atas apa yang menjadi keuntungan orang lain, dan sangat ingin untuk memilikinya dengan cara apapun bahkan dengan cara haram sekalipun. Mereka bisa membunuh, mencuri, mengambil hanya untuk memenuhi hasratnya dalam menginginkan sesuatu itu. Dosa ini seringkali muncul saat kita melihat orang lain yang lebih berada, lebih kaya, lebih cantik/tampan dan masih banyak lagi.

Karena dosa Envy ini, seseorang kelap melakukan dosa berat karena begitu ingin memiliki yang jahat dari sesamanya. Dari dosa iri hati ini muncul dosa – dosa lain seperti Kedengkian, hujat, fitnah, kesengsaraan, dan juga kegirangan diatas penderitaan orang lain. Sudah banyak contoh dosa dari iri hati ini dilakukan oleh para orang – orang. Contohnya saja kasus pencurian yang sudah marak terjadi disebakan oleh dosa ini. Cara untuk  mengalahkan dosa ini adalah kebaikan hati.

4. Kemarahan

Wrath

Dosa yang mewakilkan rasa dengki, marah atau biasa dikenal dengan Wrath ini merupakan 7 dosa besar yang keempat. Kemurkaan ini mengaju pada sebuah rasa ingin balas dendam kepada sesama dan dapat diakhiri dengan hilangnya suatu nyawa manusia. Ini merupakan salah satu dosa besar dalam 7 dosa besar. St. Thomas Aquinas menyatakan alasan seseorang boleh menyatakan kemarahanan. “Tidaklah diperkenankan menginginkan pembalasan dendam, dengan suatu maksud jahat, kepada orang yang harus dihukum; tetapi sungguh terpuji jika menginginkan pembalasan dendam berupa suatu perbaikan atas kebiasaan buruk dan untuk mempertahankan keadilan.”

5. Hawa Nafsu

Wrath

Dosa ini mewakili rasa nafsu seksual yang beujung pada pencabulan biasa dikenal dengan wrath. Dosa ini menyebabkan seseorang memiliki hasrat seksual yang berlebihan dan merasakan nikmat berlebih dari hubungan tersebut. Dosa ini timbul akibat kebiasaan menyimpang seseorang yang membiasakan diri terjerumus dalam nafsu seksual. Hawa nafsu sangat berkebalikan  dengan kemurnian yaitu Perzinaan, Masturbasi, Perselingkuhan, Pornografi, Pelacuran, dan Pemerkosaan. Salah satu cara melawan dosa ini adalah dengan kemurnian hati yang berupa pembersihan hati dan pengendalian diri.

6. Kerakusan

Gluttony

Dosa ini mewakili rasa rakus terhadap segala jenis makanan dan minuman yang dapat dimakan dikenal dengan Gluttony. Dosa ini menyebabkan seorang manusia terus menerus ingin memakandan meminum sesuatu yang dapat memuaskan, dan mengeyangkannya. Hasrat berlebihan ini menyebabkan ia mementingkan diri diatas orang lain demi kekenyangannya. St Agustinus berkomentar bahwa kerakusan masih menjadi dosa yang ringan : “Seseorang yang menikmati daging dan minum lebih dari yang dibutuhkan haruslah mengetahui bahwa hal ini termasuk salah satu dosa ringan.” Cara untuk mengalahkan kerakusan adalah dengan cara penguasaan diri atau bisa dengan berpuasa.

7. Kemalasan

Sloth

Yang terakhir dari 7 dosa besar adalah dosa yang mewakilkan rasa ketidakpedulian terhadap semua hal terutama tentang agamana dikenal dengan Sloth. Kemalasan digambarkan sebagai sebuah kepilan atau kesusahan hati yang bisa menekan pikiran dan budi seseorang agar tidak melakukan apapun. Kemalasan terlihat jelas pada generasi jaman sekarang yang mulai memasuki jaman modern. Semua pekerjaan manusia sedikit demi sedikit tergantikan oleh teknologi canggih. Dosa ini juga adalah salah satu dosa yang paling sulit dilawan oleh manusia,

Kejenuhan Rohani atau juga kemalasan rohani menyebabkan seseorang menolak kegembaraan yang langsung didatangkan oleh Allah sendiri. Mereka juga mulai muncul kebencian terhadap hal – hal ilahi karena dampak dari dosa utama yaitu kesombongan. Untuk mengatasi dosa ini hanya satu yaitu dengan kerendahan hati dan juga keyakinan diri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *