5 Misteri Di Balik Candi Megah di Jogjakarta – Jateng

5 Misteri Di Balik Candi Megah di Jogjakarta – Jateng

Misteri Candi – Kisah-kisah mistis adalah bagian dari sebuah rangkaian cerita yang mengikuti suatu benda atau juga lokasi. Di Indonesia yang masih kental dengan pemahaman ini juga meninggalkan banyak cerita-cerita semacam ini, seperti halnya pada 5 candi yang berada di Jogja dan Jawa Tengah ini.

Candi Plaosan

Candi Plaosan merupakan bukti cinta dari Raja Hindu, Rakai Pikatan yang menikah dengan Pramordhawardani dari Dinasti Syailendra yang menganut Buddha. Bangunan bersejarah yang terletak di Klaten, Jawa Tengah ini merupakan simbol cinta dan bukti bahwa toleransi beragama telah ada sejak zaman nenek moyang.

Berkat kisah cinta dua orang yang berbeda keyakinan ini, ada mitos yang mengatakan bahwa kekasih yang datang ke sini akan menjalin hubungan yang langgeng. Hal inilah yang mendasari para pengunjung untuk mampir. Bahkan tak jarang ada yang menjadikan Candi Plaosan sebagai lokasi foto prewedding.

Candi Ijo

Nama candi ini diambil dari lokasinya yang berada di atas bukit hijau atau Gumuk Ijo. Kompleks candi dengan terasering ini sering menjadi tujuan anak muda yang ingin mencari spot sunset di Yogyakarta.

Candi berlatar belakang Hindu ini merupakan peninggalan zaman klasik Jawa Tengah atau zaman Hindu-Budha. Candi ini terdiri dari 11 teras, pada beberapa teras terdapat bangunan dan prasasti.

Salah satu teras yang mengundang rasa penasaran pengunjung adalah teras ke-8 (sumber lain menyebutkan teras ke-9). Pasalnya, di sini terdapat prasasti berisi 16 kalimat yang diduga merupakan ulangan mantra kutukan, ‘Om sarwwawinasa, sarwwawinasa’. Sayangnya, arti sebenarnya dari kalimat tersebut masih belum terpecahkan.

Candi Ratu Boko

Hingga saat ini, Situs Ratu Boko masih diselimuti banyak misteri. Bukannya dianggap sesumbar, misteri tersebut justru memperkaya cerita rakyat peninggalan sejarah yang letaknya tak jauh dari lokasi wisata lainnya.

Menurut cerita, Ratu Boko adalah istana Raja Baka / Boko, ayah dari Roro Jonggrang. Bahkan ada beberapa kolam yang konon menjadi tempat pemandian putri raja dan para pembantunya. Sayangnya, kisah Raja Baka tidak tercatat dalam sejarah.

Ada pula cerita berdasarkan isi prasasti Rakai Panangkaran, Ratu Boko dulunya merupakan tempat peribadahan bernama Abhyagiri Wihara. Ada juga yang percaya bahwa pemandangan indah di sekitar situs ini berarti Ratu Boko adalah tempat para raja beristirahat.

Candi Prambanan

Kompleks candi Prambanan identik dengan cerita rakyat Bandung Bondowoso dari Kerajaan Pengging dan Roro Jonggrang dari Kerajaan Baka / Boko. Roro Jonggrang yang enggan menikahi Bondowoso karena ayahnya dibunuh oleh pangeran Kerajaan Pengging mengajukan syarat pembangunan seribu candi untuk satu malam.

Namun, usaha Bandung Bondowoso gagal karena tipu muslihat Roro Jonggrang menyuruh pembantunya menumbuk padi  sebagai pertanda datangnya pagi itu. Hal tersebut membuat jin-jin milik Bandung Bondowoso yang telah membangun 999 candi kabur ketakutan.

Candi Borobudur

Candi Borobudur terletak di Magelang, Jawa Tengah dan memiliki 72 stupa berbentuk lonceng terbaik. Banyak yang mengatakan stupa utama di tengah berfungsi seperti jarum jam dan stupa di sekitarnya berfungsi sebagai menit atau penanda.

Disinyalir, sinar matahari akan menghasilkan bayangan yang bisa menunjukkan waktu. Namun, masih menjadi misteri bagaimana membaca waktu dari stupa di Candi Borobudur.

Itulah 5 candi di Jogja dan Jawa Tengah yang terkenal akan kisah mistisnya.
Semoga bermanfaat.

Baca juga: Mitos Orang Jawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.