4 Mitos Mistis Dibalik Perayaan Tahun Baru China

4 Mitos Mistis Dibalik Perayaan Tahun Baru China

Mitos Mistis Perayaan Tahun Baru China Ada beberapa mitos menarik seputar Imlek atau Tahun Baru China. Bahkan mitos ini sudah berusia ribuan tahun dan masih dipercaya sampai sekarang. Dari sekian banyak mitos mistis, ada 4 mitos yang paling populer mengapa Imlek dirayakan.

Asal Muasal Angpau

Menurut legenda, dulu ada roh jahat bernama Sui (祟). Dia akan muncul pada Malam Tahun Baru dan menepuk kepala anak-anak yang tertidur tiga kali. Setelah itu dikatakan bahwa anak-anak tersebut akan mengalami demam. Bahkan jika mereka sembuh dari demam, kondisinya tidak akan pernah sama seperti sebelumnya.

Suatu ketika sepasang suami istri menghibur anak mereka dengan beberapa koin di malam hari. Ketika bayi tertidur, mereka meletakkan koin di atas kertas merah dan meninggalkannya di atas bantal. Ketika Sui datang, koin-koin itu bergerak dan membuatnya takut. Sejak saat itu, orang tua akan memberikan uang kepada anak-anak yang dibungkus kertas merah setiap Malam Tahun Baru.

4 Mitos Mistis Dibalik Perayaan Tahun Baru China

Monster dan Malam Tahun Baru

Di zaman kuno, ada monster bernama Nián (年). Biasanya hidup di dasar laut dan muncul setahun sekali untuk berpesta. Pada hari itu, semua penduduk desa akan mengungsi ke pegunungan. Suatu kali, seorang pengemis datang untuk mencari perlindungan, tetapi semua orang bergegas pergi. Hanya ada seorang wanita tua yang ingin membantunya, dan pengemis itu berjanji akan mengusir Nian.

Dia kemudian menyibukkan diri dengan mendekorasi rumah. Pada tengah malam, Nian terhuyung-huyung namun terhenti saat melihat kertas merah di pintu. Sambil meraung marah, tiba-tiba petasan berbunyi dan dia gemetar ketakutan. Ketika dia melihat pengemis, berpakaian merah, menertawakannya, dia hanya bisa melarikan diri. Penduduk desa kembali keesokan harinya dan terkejut melihat rumah-rumah masih berdiri. Mereka menyadari bahwa suara petasan yang keras dan warna merah adalah hasil karya Nian.

Baca juga: 5 Pantangan yang Harus Dihindari Saat Imlek 2021

Dumpling dan Telinga

Ada yang mengatakan bahwa siomay / dumpling berbentuk batangan emas dan perak. Yang lain mengatakan mereka terlihat seperti telinga. Itu mungkin karena mitos tentang Dewi Nǚwā (女娲). Dia menciptakan manusia dari tanah liat kuning. Tetapi dia menyadari bahwa telinga akan membeku dan retak di musim dingin.

Untuk mengatasi masalah ini, dia menjahit telinga dan memasukkan ujung benang ke mulut manusia. Kemudian, berkat Nǚwā, orang-orang membentuk adonan menjadi bentuk telinga. Mereka kemudian mengisinya dengan daging dan sayuran sebagai pengganti tali. Jadi lain kali telinga Anda menjadi sangat dingin, Anda pikir mereka akan jatuh, senang itu tidak akan terjadi. Lalu makan pangsitnya.

4 Mitos Mistis Dibalik Perayaan Tahun Baru China

Pakaian Dalam Merah

Tahun hewan zodiak disebut tahun benming atau tahun benming (本命 年 —běn mìng nián). Sepanjang tahun, Anda cenderung menarik perhatian iblis. Konon cara melindungi diri sendiri adalah dengan memakai celana dalam berwarna merah. Diyakini bahwa sebelum usia 100 hari, jiwa bayi dapat diambil kapan saja. Jadi orang tua akan memberi bayi mereka liontin kunci.

Selama Dinasti Liao, tahun kelahiran juga dikenal sebagai kelahiran kembali atau kelahiran kembali. Orang-orang akan merayakan kelahiran kembali mereka dengan upacara yang dilakukan oleh seorang pendeta wanita (atau penyihir). Di masa itu, keberuntungan Anda juga dianggap berisiko. Untuk mengunci keberuntungan dan jiwa, orang sering memakai baju merah!

Itulah 4 mitos mistis yang berkembang sehubungan dengan Imlek.
Semoga bermanfaat.

Baca juga: Kisah Hantu Nian dan Perayaan Tahun Baru Imlek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.